Suatu ketika, sebuah suara mengatakan hal-hal ini padaku
“…Kakekku mengajarkanku tentang 3 sifat air
Filosofi air
Air selalu mengalir ke banyak tempat
Di manapun, dia selalu dibutuhkan
Manusia tidak dapat hidup tanpa air
Maka jadilah kita memberi banyak manfaat bagi orang lain, sebagaimana air
Air mengalir di banyak tempat
Ketika mengalir pada sungai, mungkin dia harus melewati batu yang tajam
Mungkin air merasa kesakitan, tetapi yang terdengar hanya gemericik yang indah dan menenangkan
Maka jadilah kita tetap bersikap baik pada orang lain sekalipun sedang diliputi kepedihan, sebagaimana air
Air selalu berbentuk sesuai wadahnya
Dalam botol, dalam gelas, dalam pipa
Tanpa kehilangan jatidirinya sebagai air
Maka jadilah kita selalu bisa menyesuaikan diri di manapun berada tanpa kehilangan jati diri, sebagaimana air…”
Demikianlah suara itu terekam telinga, tersimpan dengan rapi dalam memori otak, dan takkan hilang. Dan itu hanya sebagian dari yang suara itu katakan padaku
Dan inilah FILOSOFI_AIRku:
“ Air adalah sesuatu yang purba
Telah BERUBAH MENJADI BERBAGAI BENTUK sepanjang usia dunia
Mengalir sebagai sungai, melayang sebagai awan, berkilau sebagai embun,
berdesir sebagai darah, menetes sebagai air mata
NAMUN JUMLAH AIR DI DUNIA TIDAK PERNAH BERUBAH, SATU MOLEKUL PUN
Bahkan tak pernah menguap oleh matahari
Kadang air pun harus menyakiti, sebagai air bah, namun segala dia lakukan karena perintah Tuhan dan sebagai tasbih sang air, untuk memberi hikmah bagi manusia
Ya, meski berubah bentuk, takkan pernah berkurang…
Ya, pada Tuhannya, semesta bertasbih…”
Terimakasihku untuk suara itu, yang membawa pelajaran dan banyak hal dari Tuhan dalam hidupku….